Selasa, 07 September 2010

.....aku tahu Engkau mencintai makhlukMU ...


(Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan." (QS. ASY SYUURA:53)
Sering kita dihadapkan pada situasi yang kita anggap tidak tepat bagi kita…ketika kita meminta sesuatu Allah memberikan bukan sesuatu yang kita pinta..padahal kita tidak pernah tau kapan Allah mengijabah doa-doa kita..namun... Hendaknya kita tawakkal kepada Allah karena boleh jadi itu baik bagi kita….
Yang dinginkan Allah dari kita hanya takwa. Yaitu mematuhi aturannya dan menjauhi larangannya…berusaha menjadi pribadi yang lebih baik disetiap waktunya…
”…Siapakah yang dapat menghalangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [Al Fath:11]
Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula)” memajukannya. [Al A'raaf:34]
bismillahirrahmanirrahim..

Wahai Allah

hanya kepada-Mu lah aku mengadukan perasaanku yang sebenar-benarnya..

dan memang hanya Engkaulah yang selalu ada..

dimana pun, kapan pun..

tak perlu aku merasa khawatir Kau berpaling dariku, atau suatu saat Engkau meninggalkanku..

karna aku tahu, Engkau jauh lebih mencintai makhluk-Mu..

aku malu ya Rabb..

sering aku lalai mengingatmu.

mudah terlena dengan kenikmatan dunia, mudah terpengaruh hal-hal duniawi..

ingin aku selalu berada lurus dijalan-Mu ya Tuhanku..

hanya berharap dan melangkah sesuai dengan tuntunan-Mu..

hingga tak kan ada kecewa atau prasangka buruk dalam hidup ini

Wahai Sang Pemilik Cinta

anugrahkanlah aku kekuatan..

bimbinglah diri ini dalam bersikap, dalam menyikapi berbagai hal dalam hidup ini..

jika memang ia adalah yang terbaik yang kau pilihkan untukku..yang terbaik untuk imanku, masa depanku, kebahagiaanku, kebaikan dunia dan akhiratku, maka tunjukanlah ya Rabb..anugrakanlah kemudahan, kekuatan, kesabaran, ketenangan, keberkahan, dan tentunya ridha-Mu..karna apalagi yang dicari dalam hidup ini selain ridha-Mu

namun..

jikalau ia bukanlah yang terbaik menurut-Mu..

aku yakin Engkau telah mempersiapkan yang lebih baik lagi..kuatkanlah , ikhlaskanlah..

apapun yang akan terjadi nantinya..

jangan Kau biarkan aku menyesali apa yang telah terjadi..

karna setiap detik hidup ini mengajarkan berbagai makna dan hikmah..

lindungilah hati ini ya Rabb..jangan biarkan ia terluka..jangan biarkan ia terzalimi

bimbinglah diri ini agar dapat menjadi pribadi yang indah..

Robb,…
Aku datang pada Mu dengan penuh kepasrahan
Ketika dihadapkan kepada pilihan terberat

Ya..Rabb,…
Beri ketetapan hati untukku
Hati yang terbaik yang sama-sama kita lihat
Hati yang bukan saja menyejukkan dalam pandanganku
Tapi hati yang telah kau lihat sampai menembus relung kalbunya…

Allah yang Maha Kuasa,Maha melihat masa depan,.........
Maha mengetahui yang akan terjadi
Engkau jua yang mengetahui keinginan terdalam hatiku

Ya Allah ,…
Jika mendambanya adalah kesalahan
dan merindunya adalah kekeliruan
Tolong jangan biarkan hati ini terbuai dalam keindahan fatamorgana semu…

Jika kesempurnaannya bukan untukku…
Tolong bawa jauh dari relung hati…
Hapuskan khayalan keindahan tentangnya
dan jangan biarkan aku terlena dalam keindahannya…
Gantikan aku dengan kesempurnaan yang sebenarnya untuk dia

Tapi Tuhan,…
Jika kesempurnaanku adalah bersamanya
Beri aku kekuatan menentukan pilihan
Beri aku kesabaran dalam menjalani proses menggapainya
Jika dia memang untukku…
Jangan biarkan aku menyerah & terpuruk …………

Semoga kau ridhoi
Mengarungi sisa umur…
Menapaki jalan kearah Mu…
Dan melukis keindahan untuk dunia dan akhirat

Tolong beri kesabaran yang penuh…
dalam melalui detik-detik waktu yang berjalan…

Amien……•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.

Minggu, 04 Juli 2010

-ketika Allah menciptakan wanita-


Ketika Tuhan menciptakan wanita , Dia lembur pada hari ke-6.
Malaikat datang dan bertanya ” Mengapa
Begitu lama Tuhan?”
Tuhan menjawab “Sudah kah engkau liat semua detail yg Aku buat
untuk menciptakan mereka?
2 tangan ini harus bisa dibersihkan,
tetapi bahannya bukan dr plastik. Setidaknya
terdiri dari 200 bagian, yang bisa digerakkan dan berfungsi
baik untuk segala jenis makanan. Mampu
menjaga banyak anak saat bersamaan,punya
pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan dan semua dilakukannya dengan 2 tangan ini.”
Malaikat itu Takjub. ” Hanya dengan 2 tangan?.. tidak mungkin!!”
Tuhan menjawab “Oh…Tidak!! Aku akan menyelesaikan ciptaan hari ini,karena ini adalah ciptaan favoritKU.
ya…dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja selama 18 jam sehari.”
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk
wanita ciptaan Tuhan itu.
“Tapi Engkau membuatnya begitu Lembut Tuhan?”
“Yah…Aku membuatnya begitu lembut,tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang AKu berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa?”


“Dia bisa berpikir?” tanya malaikat.
Tuhan menjawab ” Tak hanya
berpikir,dia mampu bernegoisasi. “
Malaikat itu menyentuh dagunya. . .
“Tuhan Engkau buat ciptaan ini
kelihatanya lelah dan rapuh ! Seolah terlalu banyak beban baginya.”
“Itu bukan lelah atau rapuh…itu AIR MATA”.
“Untuk apa?”tanya malaikat
Tuhan melanjutkan : ” AIR MATA adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan,kegalauan, Cinta, kesepian,penderitaan dan kebahagian..”
“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya.Wanita ciptaanMU ini akan sungguh
menakjubkan! “
“YA Mesti. . . ! Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona bagi laki-laki.
Dia dapat mengatasi beban bahkan laki-laki..
Dia Mampu menyimpan kebahagian dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit. Mampu menyanyi saat menangis, menagis saat terharu, terharu saat tertawa, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik. Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya.
Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.
CINTANYA TANPA SYARAT
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat temannya tertawa.
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih saat mendengar berita sakit dan kematian Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup, dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.
” Hanya 1 Kekurangan terbesar dari Wanita, DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA”
*hargailah dan sayangilah setiap mahkluk didunia… baik pria maupun wanita… karna setiap manusia didunia walaupun seburuk apapun mereka… pasti ada gunanya


      SUMBER.. PONPES MAMBA'UL HISAN

Rabu, 14 April 2010

tapi mengapa...

Assalamu'alaikum wr wb.

Bismillahirrahmanirrahim..
Alhamdulillah, sampai saat ini masih diberi kesempatan oleh Allah untuk berbagi dan salawat salam pada nabi kita Muhammad Sallalahu alaihi wasallam, keluarganya dan sahabatnya.
Allah berfirman :
"Fa alhamaha fujuuraha wa taqwaaha. Qod aflaha man zakkaha wa qod khoba man dassaha, 'Kami telah ilhamkan, Kami telah berikan inspirasi kepada jiwa manusia dua jalan, jalan kefasikan dan jalan ketakwaan'"

MENGAPA

~HAWARI~

Wahai saudara sadarlah kita
Lahir kedunia tiada dosa
Tak sehelaipun kain dimiliki
Martabat tahta tak dipunyai

Alloh ciptakah kita semua
Hanyalah dari Air yang hina
Jadilah jadi bayi yang suci
Hitam putihnya takdir Ilahi

Mengapa harus saling iri
Mengapa harus saling Dengki
Mengapa harus sombong diri
Mengapa harus susah hati
Mengapa harus sakit hati
Mengapa harus kecil hati
Mengapa oh mengapa

Bukankah milik sudah terbagi
Bukankah Rizqi janji Ilahi
Bukankah ajal sudah pasti
Bukankah jodoh sudah terpilih
Mengapa bimbang mengapa ragu
Kepada Tuhanmu yang satu
Mengapa oh Mengapa



Download di : MENGAPA
 

Selasa, 06 April 2010

-Cinta diatas cinta-

 Perempuan oh perempuan ! Pengalaman bathin para pahlawan dengan mereka ternyata jauh lebih rumit dari yang kita bayangkan. Apa yang terjadi, misalnya jika kenangan cinta hadir kembali di jalan pertaubatan seorang pahlawan? Keagungan!

Itulah, misalnya, pengalaman bathin Umar bin Abdul Aziz. Sebenarnya Umar seorang ulama, bahkan seorang mujtahid. Tapi ia dibesarkan di lingkungan istana Bani Umayyah, hidup dengan gaya hidup mereka, bukan gaya hidup seorang ulama. Ia bahkan menjadi trendsetter di lingkungan keluarga kerajaan. Shalat jamaah kadang ditunda karena ia masih sedang menyisir rambutnya.

Tapi, begitu ia menjadi khalifah, tiba-tiba kesadaran spiritualnya justru tumbuh mendadak pada detik inagurasi nya. Iapun bertaubat. Sejak itu ia bertekad untuk berubah dan merubah dinasti Bani Umayyah. Aku takut pada neraka katanya menjelaskan rahasia perubahan itu kepada seorang ulama terbesar zamannya, pionir kodifikasi hadits, yang duduk di sampingnya, Al Zuhri.

Ia memulai perubahan besar itu dari dari dalam dirinya sendiri, istri, anak-anaknya, keluarga kerajaan, hingga seluruh rakyatnya. Kerja keras ini membuahkan hasil; walaupun hanya memerintah dalam 2 tahun 5 bulan, tapi ia berhasil menggelar keadilan, kemakmuran dan kejayaan serta nuansa kehidupan zaman Khulafa Rasyidin. Maka iapun digelari Khalifah Rasyidin kelima.

Tapi itu ada harganya. Fisiknya segera anjlok. Saat itulah istrinya datang membawa kejutan besar; menghadiahkan seorang gadis kepada suaminya untuk dinikahinya (lagi). Ironis, karena Umar sudah lama mencintai dan sangat menginginkan gadis itu, juga sebaliknya. Tapi istrinya, Fatimah, tidak pernah mengizinkannya; atas nama cinta dan cemburu. Sekarang justru sang istrilah YANG MEMBAWANYA SEBAGAI HADIAH. Fatimah hanya ingin memberikan dukungan moril kepada suaminya.

Itu saat terindah dalam hidup Umar, sekaligus saat paling mengharu-biru. Kenangan romantika sebelum saat perubahan bangkit kembali, dan menyalakan api cinta yang dulu pernah membakar segenap jiwanya. Tapi saat cinta ini hadir di jalan pertaubatannya, ketika cita-cita perubahannya belum selesai.

Cinta dan cita bertemu atau bertarung, di sini, di pelataran hati Sang Khalifah, Sang Pembaru. Apa yang salah kalau Umar menikahi gadis itu? Tidak ada! Tapi, Tidak! Ini tidak boleh terjadi. Saya benar-benar tidak merubah diri saya kalau saya masih harus kembali ke dunia perasaan semacam ini, Kata Umar.

Cinta yang terbelah dan tersublimasi diantara kesadaran psiko-spiritual, berujung dengan keagungan; Umar memenangkan cinta yang lain, karena memang ada cinta di atas cinta! Akhirnya ia menikahkan gadis itu dengan pemuda lain.

Tidak ada cinta yang mati di sini. Karena sebelum meninggalkan rumah Umar, gadis itu bertanya dengan sendu, Umar, dulu kamu pernah sangat mencintaiku. Tapi kemanakah cinta itu sekarang? Umar bergetar haru, tapi ia kemudian menjawab, Cinta itu masih tetap ada, bahkan kini rasanya jauh lebih dalam!

M Anis Matta Lc.

Sumber : Tarbawi 55/4/Muharram 1424H

Minggu, 28 Maret 2010

...bertambah berarti berkurang...


..Dan kesejahteraan semoga terlimpah padaku pada hari aku dilahirkan. pada hari aku meninggal dan pada hari dimana ku dibangkitkan hidup kembali (QS. 19:33)...
Allahu Rabbi...semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada nabi besar Muhammad Salallahu'alaihi wasalam..
Allahumma Shalli `ala Muhammad wa `ala aali Muhammad, kamaa shallaita `ala Ibrahim wa `ala aali Ibrahim. Wa baarik `ala `ala Muhammad wa `ala aali Muhammad, kamaa barakta `ala Ibrahim wa `ala aali Ibrahim. Innaka hamidun majid....

Allah..hanya kepadaMu aku memanjatkan syukur akan segala rahmat yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan keluargaku...jagalah kedua orangtuaku sebagaimana ia menjagaku sewaktu kecil....sesengguhnnya Enggkaulah sebaik-baiknya penjaga dan pelindung....

 30 Maret 1984-2010...
Allah terimakasih tak terasa sudah 26 tahun usiaku dalam menjalankan amanah hidup ini..blum banyak yang aku perbuat untuk menjalankan segala kewajiban terhadapMu..namun telah banyak kealpaan yang aku perbuat..begitu banyak nikmat yang telah Engkau berikan namun terkadang aku tak menyadarinya..begitu banyak permintaan dan bagiMu itu tidaklah sukar untuk mengijabahnya, namun selalu saja aku merasa kurang....maafkan aku ya Rabb...aku hanya seorang manusia biasa...sungguh yang akan sangat merugi tanpa bimbingan dan petunjukMu.....

'DenganMu aku hidup denganMu aku mati..hanyalah PadaMu hidupkan kujalani.....
Ya Allah Tuhanku....bukankah hati setiap makhluk ada dalam genggamanMu......
Ya Allah... janganlah Engkau beri kesulitan setelah kemudahan..yakinkanlah aku untuk terus berusaha menggapai ridhaMu..menerima pembagian...meyakini ketentuan..dan optimis meraih masa depan..serta jauhkanlah aku dari keputusasaan...karena aku tahu Engkau tidak menyukai orang yang berputus asa Engkau lebih menyukai seorang hambaMu yang selalu berusaha dengan sungguh sungguh...man jada waajada... 
doaku..smoga aku menjadi wanita yang paling bahagia....dengan segala keterbatasanku meski aku bukanlah Khadijah yang begitu sempurna dalam menjaga...bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengsara.....dan aku hanya wanita biasa yang berusa untuk menjadi solehah.........
Ya muqalibal qulub tsabit Qalbi 'ala dienik....Engkau yang Maha membolak balikan hati tetepkanlah aku pada agamaMu...Allahuma ya Allah amin..alhamdulillah

Kamis, 25 Maret 2010

_MaRch of miNe_

kesempurnaan bukanlah rasa yang sanggup dicicipi manusia,,namun bisa dieja dalam ikhtiar dan doa....
"kita ibarat orang buta.....
Yang diperintahkan bekerja dan berusaha
kita adalah orang buta yang diberi semangat untuk hidup...
kita tak bisa melihat Allah dan malaikat
kita sadari atau tidak ternyata kita terus dibimbingngNya dan Dia selalu memompa semangat kita..cemas dan khawatir dengan langkah kita................
Dan akan tersenyum puas..melihat kita berhasil melewati ujianNya...............
Allahu yasir wala tuatsir waatmim lana bil khair...............
"ya Allah permudahlah jangan Engkau persulit dan akhirilah dengan kebaikan"..amin

Minggu, 07 Februari 2010

..Betapa sempitnya kita untuk memehami....

Seringkali manusia terjebak oleh pikirannya sendiri, merasa mampu merancang segala sesuatu. Padahal tak ada kekuatan dalam diri manusia untuk menentukan sesuatu terlaksana, gagal atau tertunda. Hanya Allah, al Jabbar yang Maha Berkehendak dan Maha Memaksakan kehendak-Nya.
“Ya Jabira kulli kasir wa ya musahhila kulli ‘asir.” Wahai yang Mengalahkan yang banyak dan Yang Memudahkan segala kesulitan. Karena memang hanya Dia yang mampu berkehendak.
Sungguh al Jabbar adalah tempat kita berlindung dari segala nestapa yang ditimbulkan oleh musuh dan keadaan yang susah. Ketika kita sadar dan selalu menjaga kesadaran, bahwa hanya Dia yang mampu memutuskan dan memaksakan, tentu kita tak akan takut atas segala kejadian. Bahkan ketika sebuah peristiwa yang suram terjadi sekalipun, kita meyakini bahwa al Jabbar Yang Maha Berkehendak, dan hanya atas izin-Nya semua……
…dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur.” ( QS al Anfaal : 26 )
Subhanallah, betapa luasnya anugerah Allah yang diturunkan untuk manusia. Dia menjadikan rezeki dari yang baik-baik, agar manusia yang beriman mampu bersyukur. Tapi betapa sempitnya kita memahami dan memberi arti pada kata rezeki.
Hanya harta dan tahta, yang dianggap rezeki dari yang Maha Kuasa. Kadang-kadang, ditambahkan dengan kesehatan dan waktu luang, tanpa benar-benar memberi arti yang dalam pada keduanya. Kesehatan kurang disyukuri, waktu luang nyaris dilupakan. Betapa kurang bersyukurnya.
Meski demikian, Allah tak pernah membedakan siapa yang akan menerima rezeki dari-Nya. Jika Allah Azzawajalla menghendaki sesuatu terjadi, maka Dia akan menciptakan sebab-sebab kejadiannya. Jika sebuah rezeki ingin diberikan-Nya pada seorang hamba, maka tak satupun kekuatan yang dapat menghalanginya. Tak satu, tak juga seribu. Tak beratus, tak berlaksa. Tak ada kekuatan yang mampu menghalangi takdir-Nya.
Satu rezeki akan disusul rezeki lainnya. Jika manusia cukup tahu diri dan mensyukuri yang ia terima. Tapi betapa sedikit yang mampu mengangkat tangan dan menundukkan kepala, berkata penuh rendah diri dan mengaku, “Allahumma ya Allah, segala bermula atas-Mu dan segala berakhir karena-Mu.”
Sering manusia mengira, semua yang didapat adalah hasil kerja keras dan usahanya. Sering manusia menyangka, semua yang terjadi keluar dari jerih payahnya. Padahal, sungguh tak ada daya pada diri manusia yang lemah ini. Makhluk yang ketika kantuk datang, tak mampu berbuat, meski hanya untuk membuka kelopak mata.
Wahai Mahapemberi Rezeki, inilah kami, berdiri dengan lutut gemetar memohon ampun dan takjub pada anugerah yang Engkau berikan. Mendzikirkan nama-Mu berkali-kali, “Ya Razzaq. Ya Razzaq. Ya Razzaq.” Berikanlah kepada kami segala yang baik, dari ilmu-Mu, dari karunia-Mu, dari takdir-Mu dan dari segala keputusan baik-Mu. Amin.